Rosela

tanaman rosellaRosela memiliki nama latin Hibiscus sabdarifa. Nama lain rosela bagi orang Jawa Tengah adalah merambos ijo. Di Sumatera Selatan, rosela disebut kesew jawe. Sementara itu, di daerah Muara Enim dikenal dengan naman asam rejang.

Rosela memiliki kandungan kimia alami seperti protein, kalsium, magnesium, kalium, besi, asam askorbat, beta carotene, omega 3, asam amino, gossy peptin anthocyanin, dan glucoside hibiscin. Selain itu, rosela mengandung vitamin A, B dan C.

Rosela memiliki efek farmakologis bahan antiseptik, antispasmodik (penahan kekejangan), antihelmintik (anticacing), antibakteri, penambah syahwat, agen astrigen, mencegah penyakit kanker dan mencegah penyakit hati. Mengobati penyakit batuk, lesu, demam, tekanan perasaan dan gusi berdarah (skurvi).

Selain itu, rosela mengurangi efek alkohol pada tubuh, mencegah pembentukan batu ginjal, serta memperlambat pertumbuhan jamur, bakteri dan parasit. Rosela memiliki khasiat detoksifikasi (menetralkan racun), sehingga menghambat tumbuhnya sel kanker. Selain itu, kandungan antioksidan yang tinggi mampu menangkal radikal bebas penyebab kanker.

Sementar itu, gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin yang dikandungnya dapat memperlancara peredaran darah, mencegah tekanan darah tinggi, dan meningkatkan kinerja usus.

Ramuan rosela untuk mengobati kanker :

3-4 kelopak bunga kering rosela, 200 ml air panas, dan 1 sensok teh gula jawa. Sduh kelopak rosela dengan air panas selama kurang lebih 5 menit. tambahkan gula jawa dan aduk rata.

Posted in Bunga Rosella | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Khasiat Bunga Rosella

Rosella yang memiliki nama latin Hibiscus sabdariffa. Nama lain rosella bagi orang Jawa Tengah adalah merambos ijo. Di Sumatera Selatan rosella disebut kesew jawe.  Sementara itu, di daerah Muara Enim dikenal dengan nama asam rejang.

Rosella yang memiliki kandungan kimia alami seprti Riboflavin, niasin, protein, kalsium, magnesim, kalium, besi, asam askorbat,  beta carotene, Omega 3, asam amino, gossy peptin asnthocyanin, dan glcoside hibiscin. Selain itu, rosella mengandung vitamin A, B dan C.

Rosella memiliki efek farmakologis atau memiliki sifat sebagai tanaman bunga yang memiliki cukup banyak manfaat dibidang kesehatan, seperti :

1. Bermanfaat sebagai bahan antiseptik, antispasmodik (penahan kejang), antihelmintik (anticacing), antibakteri, penambah syahwat, agen astrigen, mencegah penyakit kanker, dan mencegah penyakit organ hati.

2. Mengobati penyakit batuk, lesu, demam, tekanan perasaan, dan gusi berdarah (skurvi).

3. Mengurangi efek alkohol pada tubuh, mencegah pembentukan batu ginjal, serta memperlambat pertumbuhan jamur, bakteri, dan parasit.

4. Selain itu, rosella juga dapat dijadikan sebagai obat antikanker yang memilki khasiat sebagai detoksifikasi (menetralkan racun), sehingga menghambat pertumbuhan dari sel kanker. Selain itu, kandungan antioksidan yang tinggi mampu menangkap radikal bebas penyebab kanker.

Sementar itu, gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin yang dikandungnya dapat memperlancar perdaran darah, mencegah tekanandarah tinggi dan menigkatkan kinerja usus.

Salah catu contoh pemanfaatan dari kelopak bunga rosella

Bahan yang diperlukan

- 3-4 kelopak bunga rosella yang kering
- 200 ml ari panas
- 1 sendok teh gula jawa

Cara membuat

Seduh kelopak rosella dengan air panas selama kurang lebih 5 menit. Kemudian tambahkan gula jawa dan aduk rata. Minum sebanyak 2-3 gelas per hari.

Posted in Bunga Rosella | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kandungan Kelopak Bunga Rosella

Saat ini, tanaman rosella semakin populer di kalangan masyarakat. Cara penanaman dan pemeliharaan tanaman ini sangat mudah. Karena itu, tak heran jika banyak masyakarat yang mulai mengembangbiakkan tanaman yang berbunga merah ini.

Tanaman rosella yang banyak dimanfaakan dan memiliki nilai ekonomi adalah bagian kelopak bunga rosella. Kelopak bunga rosella ini banyak dimanfaatkan dan diolah menjadi sirup, teh celup rosella, obat rosella, minuman, makanan dan berbagai jenis olahan dari kelopak bunga rosella.

Kelopak bunga rosella memiliki banyak kandungan kimia dan nilai gizi. Selain vitamin C yang terkandung dalam kelopak bunga rosella, kelopak bunga rosela juga mengandung vitamin A dan 18 jenis asam amino yang diperlukan tubuh. Salah satunya adalah ariginin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Di samping itu, roesela juga mengandung protein, kalsium, dan unsur-unsur lain yang berguna bagi tubuh.

Tidak hanya bagian kelopak bunga rosella yang memiliki kandungan gizi, namun bagian biji bunga rosella memiliki komponen asam lemak dan sterol yang cukup tinggi.

Posted in Bunga Rosella | Tagged , , , , , | Leave a comment

Tanaman Bunga Rosella

Rosella yang mempunyai nama ilmiah Hibiscus sabdariffa Linn yang merupakan anggota famili Malvaceae. Rosela dapat tumbuh baik di daerah beriklim tropis dan subtropis

Saat ini tedapat lebih dari 100 varietas rosela yang tersebar di seluruh dunia. Dua varietas yang paling terkenal adalah sabdariffa dan altissima webster. Varietas sabdariffa mempunyai kelopak bunga yang dapat dimakan, berwarna merah atau kuning pucat dan kurang banyak mengandung serta. Namun, kelopak bunga varietas ini tidak dapat dimanfaatkan sebagai makanan.

Bagian tanaman dari rosella yang banyak dimanfaatkan adalah kelopak bunga rosella yang keluar dari ketiak daun merupakan bunga tunggal, artinya pada setiap tangkai hanya terdapat satu bunga. Bunga ini mempunyai 8-11 helai kelopak yang berbulu, panjangnya 1 cm, pangkalnya saling berlekatan dan berwarna merah. Kelopak bunga ini sering dianggap sebagai bunga oleh masyarakat. Bagian inilah yang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan minuman, bahkan sebagai obat.

Mahkota bunga berbentuk corong, terdiri dari 5 helaian, panjangnya 3-5 cm. Tangkai sari yang merupakan tempat melekatnya kumpulan benang sari berukuran pendek dan tebal, panjangnya sekitar 5 mm dan lebar sekitar 5 mm. Putiknya berbentuk tabung berwarna kuning atau merah.

Buahnya berbentuk kotak kerucut, berambut, terbagi menjadi 5 ruang, berwarna merah. Bentuk biji menyerupai ginjal, berbulu dengan panjang 5 mm dan lebar 4 mm. Saat masih muda, biji berwarna putih dan setelah tua berubah menjadi abu-abu.

Posted in Bunga Rosella | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment